Skip to content

lagi lagi JANJI: small is not beautiful, indeed …

July 15, 2017

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah ingin meningkatkan peran koperasi terhadap ekonomi nasional. Hanya saja, terdapat salah satu kendala yang menahan laju pertumbuhan usaha koperasi, yakni pungutan pajak berganda.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyatakan usaha koperasi masih dikenakan pajak berganda atas pembagian sisa hasil usaha (SHU). Pungutan pajak dikenakan sebelum dan sesudah pembagian kepada setiap anggota.

BACA JUGA :
Usai Survei Lebih Sebulan, 4 WN Taiwan Selundupkan 1 Ton Sabu
Surplus Dagang Juli Diperkirakan Melonjak
Ini Tips Start Up Bangun Jejaring Media
“Padahal National Trades Union Congress di Singapura malah membebaskan pajak pada koperasi,” ujar Puspayoga saat menghadiri Kongres Koperasi di Makassar dalam siaran pers, Sabtu (15/7).

Pembebasan pajak pada koperasi merupakan salah satu rekomendasi Kongres Koperasi nasional di Makassar.

Pertumuan itu menghasilkan belasan rekomendasi lain untuk mengoptimalkan peran koperasi pada ekonomi nasional. Koperasi ditarget mampu berdiri sejajar dengan BUMN sebagai pemantik ekonomi domestik.

Beberapa rekomendasi lain yang dihasilkan merupakan modernisasi koperasi dengan pemanfaatan IT dan revitalisasi dan konsolidasi usaha KUD secara vertikal. “Saya menaruh harapan besar pada koperasi untuk bangkit. Dan saya percaya dengan gerakan koperasi itu bisa terwujud,” ujar dia.

Menurutnya, peran koperasi terhadap produk domestik bruto nasional masih bisa dikembangkan. Tapi, kontribusi koperasi terhadap ekonomi terus mengalami kenaikan selama tiga tahun terakhir.

Menurutnya, peran koperasi terhadap PDB hanya sebesar 1,7% pada 2013. Tapi angka itu sudah meningkat menjadi sebesar 3,99% pada 2016.

Puspayoga optimistis peran koperasi terhadap PDB bisa meningkat signifikan bila hasil rekomendasi Kongres Koperasi diterapkan secara utuh.

Menurutnya bukan tidak mungkin Indonesua meningkatkan peran koperasi terhadap PDB sebesar 15%. Sebab koperasi di Perancis, Belanda, dan Selandia baru mampu berperan sebesar 20% terhadap PDB nasional.

 

Jumat, 09 Januari 2009 21:53 WIB
Bank Kecil Butuh Interbank
Penulis : Jajang
JAKARTA–MI: Kelangsungan operasional bank kecil menengah perlu dijaga dengan adanya penjaminan pasar uang antarbank (interbank). Penjaminan ini penting diberlakukan agar bank besar mau menempatkan dananya ke bank kecil.

“Sebab kalau tidak nanti akan banyak bank yang kolaps di 2009,” ujar Komisaris Independen BRI, Aviliani saat seminar Knowledge Sharing PT Permodalan Nasional Madani dengan tema Economic Up date and Over View 2008-Outlook 2009, Dampak dan Strategi Pemberdayaan UMKM dan Koperasi, di Jakarta, Jumat (9/1).

Menurut Aviliani, dana interbank ini penting agar bank-bank besar berani untuk membantu bank-bank kecil yang kekurangan dana. Menurutnya, saat ini perpindahan dana dari bank kecil ke bank besar telah terjadi.

“Jadi sekarang BRI, BNI, Mandiri kelimpahan dana lebih besar dan sepertinya nasabah lebih percaya pada bank-bank pemerintah,” jelas Avi.

Pasar interbank makin ketat setelah kasus Bank Century gagal kliring yang kemudian diambil alih oleh pemerintah melalui LPS. Sebelumnya banyak pihak menilai jika interbank dijamin bank-bank akan berperilaku kurang hati-hati.

“Misalnya Bank Centruy, meskipun LPS sudah menyalurkan dana Rp2 triliun tapi semua nasabah ambil dana. Sekarang LPS bingung karena bank-bank besar tidak mau bantu sebab kalau terjadi likuidasi terjadi siapa yang jamin,” papar Aviliani.

Aviliani juga menyayangkan ditolaknya Perpou Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK) oleh DPR. “Walaupun saat ini kondisi kita masih bagus, namun kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi ke depannya. JPSK ini penting agar tidak terjadi BLBI tahap II,” pungkas Aviliani. (JJ/OL-06)

Advertisements
Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: