Jakarta beritasatu-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menko Kemaritiman Rizal Ramli secepatnya melakukan perubahan konkret untuk menekan dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Presiden Jokowi mengatakan, Menko Maritim harus terus melakukan pembenahan, mulai dari customs clearance, post customs clearance hingga pembenahan jalur dan pemeriksaan fisik.

“Saya ingin melihat perubahan yang konkret,” kata Presiden ‎saat memimpin rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/12).

Presiden Jokowi mengatakan, dwelling time harus ditekan agar ter‎cipta efisiensi dalam aktivitas bongkar barang di pelabuhan. Dia juga telah menugaskan jajaran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawasi serta mengaudit dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Saya juga perlu sampaikan, bahwa saya juga telah dan terus memonitor ini melalui BPKP, yang saya terjunkan ke lapangan dan hasilnya saya sudah mendapatkannya,” jelas dia.

Dia menyatakan, pada era kompetisi, saat ini bukan waktu yang tepat untuk bermain-main dengan yang namanya ‎efisiensi dan dwelling time.

Jika tidak serius, kata Jokowi, negeri ini akan ketinggalan.

“Karena apa pun kita telah memasuki era kompetisi, era persaingan antarnegara yang memerlukan kecepatan, memerlukan efisiensi untuk meningkatkan competitiveness kita, meningkatkan daya saing ekonomi kita. Begitu kita lambat, kita tidak efisien, kita akan ditinggal negara-negara lain,” jelas dia.

Presiden Jokowi juga menekankan tentang pentingnya mengatasi penumpukan kontainer yang melewati batas waktu, serta menangani akses menuju ke pelabuhan, baik lewat jalan raya maupun kereta api.

“Kita harapkan semuanya kita bisa atasi secepat-cepatnya,” kata Presiden Jokowi.

Investor Daily

Novy Lumanauw/PCN

Investor Daily

long jump icon