Skip to content

playboy: recovery (232) … 211011

October 21, 2011

US, Britain leaders weigh in on euro crisis in video call
21 October 2011, 00:27 CET
— filed under: Finance, euro, economy, US, France, Germany, Britain
eubusiness
(WASHINGTON) – US President Barack Obama and British Prime Minister David Cameron weighed in on the eurozone crisis with the French and German leaders Thursday, ahead of a crucial weekend EU summit, the White House said.

Cameron, Obama, French President Nicolas Sarkozy and German Chancellor Angela Merkel discussed the crisis by videoconference as Europe’s leaders struggled to build a lasting solution to the continent’s debt crisis, which has roiled global markets for months.

A White House statement issued after the videoconference said that “Chancellor Merkel and President Sarkozy fully understand the urgency of the issues in the eurozone.”

In the most effusive praise so far for European efforts to beat the debt crisis, the statement said the leaders were “working diligently” towards a “comprehensive solution” which will be “politically sustainable.”

The praise came even though rifts over the package — aimed at corralling Greece’s debt problems, strengthening banks and expanding the EU emergency rescue fund — remained evident Thursday.

After having originally promised to G20 allies that decisive action would be taken at this weekend’s summit, more wrangling between Paris and Berlin has made it clear a deal won’t be finalized.

Leaders are now planning a followup meeting sometime next week.

“We have made enormous progress but not enough to take final decisions on Friday,” said Steffen Seibert, spokesman for Merkel.

“We will have talks on Sunday and we will take decisions on Wednesday” he said.

Obama has been involved in frequent transatlantic calls in recent weeks, after warning that the European debt crisis poses significant risks to the slowly recovering US economy.

Meanwhile Treasury Under Secretary Lael Brainard said the US sees Europe’s leaders are “intensively” tackling the issues they need to.

“Europe has the resources, it has the capacity and we have heard from European leaders that they have the will,” Brainard told a Senate committee.

“The set of issues on the table is the right set of issues,” she said, adding: “They will need to move forward.”

The White House said the four leaders agreed to continue consulting closely before they meet up at the G20 summit in Cannes, France early next month.

The four leaders meanwhile discussed the death of longtime Libyan dictator Moamer Kadhafi. France and Britain played a key leadership role in the NATO operation over Libya, after an initial US airborne blitz.

“They welcomed the end of the Kadhafi regime and agreed that it is an extraordinary day for the NATO-led coalition and above all the Libyan people,” the White House statement said.
Parlemen Yunani mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) penghematan baru untuk mencegah kebangkrutan negara. Keputusan ini memicu kemarahan publik diikuti aksi unjuk rasa besarbesaran di Athena pada Rabu (19/10).

Meski secara prinsip RUU tersebut disetujui,Yunani dituntut untuk meyakinkan pimpinan Uni Eropa mengenai program penghematan defisit Negeri Dewa-Dewa agar mendapat dana talangan (bailout) dari tiga lembaga pemberi pinjaman.

Ketiganya adalah Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF), Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), dan Uni Eropa. Pada pemilihan suara pertama Rabu (19/10), parlemen Yunani berhasil mendapat 154 suara yang berasal dari anggota parlemen Partai berkuasa Yunani The Panhellenic Socialist Movement (PASOK). Dalam voting tersebut 141 anggota parlemen oposisi menentang dan lima deputi abstain. Kemarin anggota parlemen Yunani melakukan pemilihan suara akhir guna meluluskan RUU penghematan.

Hal ini setelah pemerintah Yunani memperingatkan bahwa jika RUU tersebut gagal menjelang pertemuan puncak KTT Uni Eropa, Minggu (23/10), maka akan mendorong mitra-mitra Athena memblokir dana pinjaman dan menyebabkan pembekuan pembayaran. Adapun, program penghematan baru yang disahkan parlemen meliputi kenaikan pajak, sistem upah kolektif, pemotongan gaji pegawai dan pemutusan hubungan kerja (PHK) sementara bagi ribuan staf sektor publik. Warga Athena yang sejak beberapa bulan terakhir resah dengan rencana tersebut langsung beraksi.

Puluhan ribu massayangselamaduahariterakhir mogok kerja, tumpah ruah di jalanan utama Kota Athena dan di depan gedung parlemen. Selama aksi tersebut jadwal penerbangan internasional dan domestik juga terganggu. Jadwal penerbangan yang sempat mengalami penghentian selama 12 jam sejak Rabu (19/10) beroperasi kembali pada Kamis (20/10). Para pengunjuk rasa mengatakan akan melanjutkan aksi demonstrasi di Syntagma Square,tepat di depan gedung parlemen saat pemilihan suara berlangsung.

“Kami tidak bisa menerima rencana penghematan tersebut,” ujar seorang buruh resmi Athena, Nikos Anastasopoulos kemarin. Uni Eropa dan IMF mengklaim telah melalui tahapan dari paket bailout kedua Yunani. Langkah-langkah ketiga lembaga pemberi pinjaman yang disebut “Troika” ini sebelumnya sempat tersendat akibat alotnya negosiasi pemerintah dengan parlemen. Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos mengatakan, pengesahan RUU penghematan merupakan keputusan sulit dalam kondisi ekonomi seperti saat ini.

“Kita harus menjelaskan kepada publik Yunani yang merasa kecewa bahwa negaranya tidak akan mengalami tahap terburukdarikrisis,”imbuhnya. Dia menambahkan, RUU tersebut sebagai sebuah upaya penuh pengorbanan untuk menghindari akhir yang tidak diinginkan dari krisis zona euro. Pengesahan RUU tersebut menjadi faktor kunci dikucurkannya dana talangan sebesar 8 miliar euro kepada Yunani bulan depan. Jika tidak disepakati, Yunani akan mengalami gagal bayar dan risikonya bakal merembet ke negara lain seperti Italia dan Spanyol serta perbankan Eropa yang memegang surat utang negara bersangkutan.

Di bagian lain, kekhawatiran gagal bayar (default) pemerintah Yunani masih tetap mengemuka karena diperkirakan memicu reaksi berantai yang dapat menghancurkan perbankan Yunani. Meski demikian, Pemerintah Yunani menyatakan sedang berjuang keras untuk meyakinkan pemberi pinjaman internasional bahwa pemotongan defisit Athena cukup efektif. Tetapi, belum adanya rencana detail dari pemimpin Eropa dalam penyelesaian utang Yunani, membuat pasar kembali tertekan.

Kemarin pasar saham Eropa dibuka melemah setelah pertemuan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Nicolas Sarkozy dilaporkan tidak menemukan titik temu dalam rencana penyelamatan Eropa. Kemarin Sarkozy berkunjung ke Jerman untuk kembali membicarakan solusi krisis bersama Merkel, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde, Gubernur Bank Sentral Eropa, dan para pembuat kebijakan Eropa lainnya. Namun, tidak jelas apa hasil pertemuan tersebut karena Sarkozy kembali ke Prancis lebih cepat karena istrinya, Carla Bruni, melahirkan anak perempuan.

Sebelumnya pasar memberikan perhatian kepada para pemimpin Eropa dan kepala keuangan global yang mencoba bekerja di luar rencana untuk mengatasi krisis utang zona euro menjelang KTT uni Eropa di Brussels akhir pekan mendatang.

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/437466

/Sumber : SEPUTAR INDONESIA

Advertisements

From → Global neh

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: