Skip to content

I heart you: krismonyun (17) … 270611

June 27, 2011

UE Bertekad Selamatkan Yunani
Oleh Iwan Subarkah | Sabtu, 25 Juni 2011 | 23:48

ATHENA – Para pemimpin Uni Eropa (UE) bertekad untuk menyelamatkan Yunani sepanjang Perdana Menteri (PM) George Papandreou berhasil mengegolkan paket pengetatan pekan depan. UE juga berjanji melakukan segalanya untuk menyetabilkan perekonomian zona euro.

“Kami sepakat akan ada program baru bagi Yunani. Ini keputusan penting dan sekali lagi kami akan melakukan apa pun untuk menyetabilkan zona euro secara keseluruhan,” kata Kanselir Jerman Angela Merkel kepada wartawan sebelum sesi penutup pertemuan puncak UE dia Brussels, Belgia, Jumat (24/6).

Pemerintah Yunani dan troika, sebutan bagi UE, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Sentral Eropa (ECB), telah menyepakati paket pengetatan selama lima tahun bernilai 28,4 miliar euro.

Paket itu menjadi syarat bagi rencana pengucuran dana penyelamatan (bailout) kedua senilai 120 miliar euro. Adanya paket pengetatan itu juga menjadi pembuka jalan bagi pengucuran porsi kelima dari dana bailout pertama senilai 12 miliar euro supaya Yunani terhindar dari gagal bayar utang pada pertengahan Juli 2011.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php

Menakar Krisis Yunani
Rabu, 22 Juni 2011 | 9:13

Zona euro kini menjadi perhatian dunia. Krisis utang yang melanda kawasan PIIGS (Portugal, Italia, Irlandia, Yunani, dan Spanyol) dikhawatirkan bakal menjadi virus ekonomi global yang berpotensi melambatkan mesin pemulihan ekonomi.

Hal ini jualah yang menyebabkan pasar saham, uang, dan komoditas belakangan ini gonjang-ganjing karena ketidakpastian paket penyelamatan atas Yunani yang dianggap sebagai pusat ancaman krisis.

Negeri Para Dewa itu memang sedang bergulat melawan berbagai tekanan. Di saat pemerintahannya berjuang untuk memangkas anggaran sebagai prasyarat pengucuran dana bailout bagian pertama tahap kelima sebesar 12 miliar euro (sekitar US$17 miliar) dari IMF dan Bank Sentral Eropa, rakyat Yunani berteriak di jalanan menentang program tersebut.

Panasnya suhu politik di negeri itu menyebarkan pesimisme bahwa program pengetatan anggaran oleh pemerintah Yunani bakal tidak berjalan mulus dan bisa mengakibatkan ancaman gagal bayar (default) atas obligasinya. Jika itu terjadi, banyak lembaga keuangan Eropa bakal terseret karena memiliki portofolio utang Yunani sangat besar.

Berdasarkan data Bank For International Settlement (BIS), total utang Yunani sekitar US$ 145,78 miliar. Sementara itu, bank-bank di Eropa memegang obligasi pemerintah Yunani sekitar 136,32 miliar, terbanyak adalah bank-bank di Prancis sekitar US$ 56,74 miliar, Jerman US$ 33,97 miliar, Inggris US$14,06 miliar, dan Portugal 10,28 miliar.

Bisa dibayangkan, jika permasalahan utang Yunani tidak segera diselesaikan, dipastikan efek penularannya (contagion effect) ke negara-negara Eropa sangat cepat. Sebab, sejumlah Negara di Eropa yang dikenal dengan sebutan PIIGS mempunyai postur keuangan mirip Yunani, yakni eksposure utangnya sangat besar. Per 2010, rasio utang Yunani terhadap PDB ini sekitar 142,8%, sedangkan Portugal sebesar 119%, Italia 119%, dan Irlandia 96,2%.

Yang menjadi pertanyaan, mampukah Yunani keluar dari ancaman default? Akankah krisis finansial global 2008 yang bersumber dari bangkrutnya Lehman Brothers di Amerikat Serikat kembali berulang dengan episentrum Yunani?

Menakar krisis keuangan di zona Eropa jelas berbeda dengan krisis keuangan AS. Pasalnya, krisis 2008 bersumber dari korporasi swasta, sedangkan gonjang-ganjing ekonomi saat ini bersumber dari entitas negara. Setidaknya, negara tak mungkin bangkrut dan dipastikan Uni Eropa juga tak akan membiarkan Yunani default karena dampaknya akan meluas ke kawasan tersebut. Selain itu, Amerika Serikat yang kini secara tidak langsung memperlemah mata uangnya agar produknya bisa bersaing dengan Tiongkok juga tak akan lepas tangan atas kondisi Eropa yang menjadi sekutunya.

Apalagi, perjuangan Perdana Menteri Yunani George Papandreou telah mendapat lampu hijau dari Ketua Komite Anggaran Parlemen Yunani Paul Ryan yang juga berkomitmen mengetatkan fiskal untuk mengeluarkan negeri itu dari lilitan utang yang berpotensi default. Realitasnya, meskipun krisis utang membelit zona Eropa tetapi ekonomi di kawasan itu bertumbuh cukup baik. Bahkan, IMF merevisi proyeksi pertumbuhan zona euro tahun ini menjadi 2% dari sebelumnya 1,6%. IMF melihat, upaya zona euro untuk keluar dari krisis berjalan cukup baik, termasuk program stabilitas dan pertumbuhan, serta kesepakatan untuk menjaga defisit anggaran berkelanjutan dan utang nasional. Selain itu, lahir sejumlah inisiatif di sektor keuangan, termasuk penciptaan Dewan Risiko Sistemik (Systemic Risk Board) dan uji ketahanan (stress test) bank untuk meningkatkan performa kawasan.

Memang, nasib bailout Yunani bagian pertama tahap kelima ini masih menunggu keputusan IMF dan Bank Sentral Eropa yang dijadwalkan mengadakan pertemuan pada 23 Juni bersamaan KTT Eropa. Namun, kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi zona Eropa seperti yang dirilis IMF telah memberi sinyal bahwa pengucuran bantuan kepada Yunani tetap dilaksanakan.

Bagi Indonesia, krisis Yunani tidak akan berdampak besar. Sebaliknya justru bisa memicu dana-dana asing makin deras masuk ke sini. Pasalnya, peringkat surat utang Eropa banyak yang diturunkan (downgrade), sebaliknya peringkat RI justru naik, bahkan obligasi yang dikeluarkan korporasi mendapat nilai AAA (layak investasi). Kita harus ingat, ketika krisis financial melanda dunia pada 2008, pertumbuhan ekonomi RI tetap bagus di tengah negara lain mengalami penurunan. Sebab, fundamental ekonomi RI sangat kuat yang didukung kebijakan fiskal yang pruden dengan deficit APBN terhadap PDB tak sampai 2%.

Jadi, tidak semestinya kita panik dan salah dalam menakar krisis utang Yunani. Gonjang-ganjing pasar saham belakang ini lebih disebabkan aksi profit taking yang memanfaatkan isu Yunani, bukan karena investor asing keluar dari Indonesia. ***

Advertisements

From → GREAT depression

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: