Skip to content

I heart you: NATURE rules … 190511

May 19, 2011

Kantor Kabinet Jepang, Kamis 19 Mei 2011, merilis produk domestik bruto negara itu turun 0,9 persen pada kuartal pertama dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya. Ekonomi Jepang menyusut pada tingkat tahunan sebesar 3,7 persen pada kuartal pertama tahun ini. Ekonomi Negeri Sakura itu kini dalam resesi.

Bencana gempa bumi dan tsunami pertengahan Maret lalu mengakibatkan beberapa pabrik berhenti berproduksi dan warga mengurangi pengeluaran.

Penurunan ini jelas lebih buruk dari perkiraan para ekonom sebelumnya. Survey Bloomberg terhadap 23 ekonom memperkirakan penyusutan rata-rata hanya sebesar 1,9 persen. Pada kuartal kedua diperkirakan ekonomi Jepang masih dalam resesi.

Pascagempa, lini produksi negara itu lumpuh. Krisis energi melanda setelah pembangkit tenaga nuklir di Fukushima Daiichi tak bisa beroperasi

Proyek-proyek pembangunan pada masa rekonstruksi yang diharapkan bisa memulihkan perekonomian negara nyatanya tak sepenuhnya bisa diharapkan. “Ekonomi Jepang diperkirakan akan tetap lemah untuk saat ini,” kata Kaoru Yosano, Menteri Ekonomi Jepang, kepada wartawan Kamis 19 Mei 2011 di Tokyo.

Menurut Yosano, program rekonstruksi diperkirakan akan mengalami kendala kurangnya pasokan pada akhir tahun ini.

Beberapa data menunjukkan penurunan ekonomi di Jepang tidak akan lama. Indikatornya, belanja modal beberapa perusahaan dalam negeri meningkat tak terduga di bulan Maret kemarin. Beberapa produsen juga bertekad untuk kembali berproduksi secara normal lebih cepat dari waktu yang diperkirakan.

“Ekonomi memiliki kekuatan untuk bangkit kembali,” kata Yosano.

Pemerintah telah memerintahkan pabrik, kantor, dan rumah di Jepang untuk mengurangi penggunaan listrik sebesar 15 persen musim panas ini.

Pemerintah Jepang telah memperkirakan bahwa kerusakan akibat bencana gampa dan tsunami bisa mencapai 25 triliun yen atau lebih dari $ 300 miliar.

Bencana tersebut menghantam ekonomi yang sudah lemah karena deflasi dan belanja konsumen yang sebelumnya tertekan. Pertumbuhan ekonomi Jepang pun tergantung pada ekspor. Selama krisis keuangan global, ekonomi Jepang menyusut selama empat kuartal berturut-turut.

http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2011/05/19/brk,20110519-335316,id.html

Sumber : TEMPOINTERAKTIF.COM

Advertisements

From → Global neh

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: