Skip to content

ya sudah lah: PRO one GLOBAL CURRENCY

February 15, 2011

US Dollar is dying, new global economic imbalances has been developing day by day, and more and more experts and governments tend to agree on NEW ONE GLOBAL MONETARY SYSTEM, which based on the system of balancing the basket of currencies … the one monetary system will allow the fairness of the strength or the weakness of countries currency … chinese yuan has been strenghtening and their economy has achieved a status that only american can overcome … the poor countries and the poor in the developed countries will suffer more when the current system changed only by another global crisis … NOW IS THE TIME

Utang Amerika Telah Melebihi PDB
Rabu, 16 Februari 2011 | 15:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Anggaran Presiden Obama, yang dirilis Senin, akan mencetak rekor defisit federal di mana utang keseluruhan pemerintah melampaui ukuran perekonomian Amerika secara total.

Anggaran itu memperlihatkan utang satu tahun terbesar dalam sejarah Amerika, hampir US$ 2 triliun, untuk mencapai US$ 15,476 triliun pada 30 September, akhir tahun fiskal. Nilai itu 102,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) – pertama kalinya sejak Perang Dunia II.

Anggaran itu juga mencatat defisit US$ 1,645 triliun tahun ini, melampaui rekor sebelumnya, tahun 2009, lebih dari US$ 230 miliar. Sebaliknya, defisit tahun 2007 hanya US$ 160 miliar.

Namun, di tengah angka mengejutkan dalam anggaran yang dikirim Obama ke Kongres pada hari Senin itu, utang menonjol karena Kongres perlu untuk mengambil suara guna meningkatkan batas utang akhir tahun ini, dan karena jumlahnya yang begitu besar.

Dalam satu studi yang sering dikutip, ekonom Carmen Reinhart dan Ken Rogoff berpendapat bahwa ketika utang kotor suatu bangsa melewati 90 persen, maka itu menghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Pemerintah mengukur utang dengan beberapa cara. Utang yang dimiliki oleh publik termasuk uang yang dipinjam dari dana Jaminan Sosial.

Utang yang dimiliki publik akan mencapai 72 persen dari PDB pada tahun 2011 dan akan naik saat pembiayaan dana Jaminan Sosial terus memburuk.

Partai Republik berpendapat bahwa anggaran baru pemerintahan Obama gagal untuk menghargai dalamnya kondisi fiskal negara itu.

“Saya masih tidak melihat urgensi dari presiden terkait utang federal yang besar,” kata Senator Republik Lamar Alexander, dari Tennessee. “Anggaran Obama menghendaki pinjaman pemerintah yang terlalu besar meskipun utang tersebut sudah pada tingkat yang membuat lebih sulit untuk menciptakan lapangan kerja sektor swasta.”

Direktur Anggaran Gedung Putih Jacob Lew mengatakan tujuannya adalah untuk sampai ke titik di mana utang setidaknya stabil pada pertengahan dekade ini.

WASHINGTON TIMES | ERWIN Z

Advertisements

From → Global neh

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: