Skip to content

ya sudah lah: I @ I-BRIC … bo: 241110

November 24, 2010

Seberapa Penting Ekonomi Indonesia di Dunia
Kekuatan perekonomian Asia yang kian meningkat, menjadikan perhatian tak lagi ke Barat.
Selasa, 23 November 2010, 22:04 WIB
Hadi Suprapto, Denny Armandhanu

VIVAnews – Kekuatan perekonomian negara-negara Asia yang kian meningkat, termasuk Indonesia dalam ranah ASEAN, menjadikan perhatian ekonomi tidak lagi mengarah ke dunia Barat, namun menuju ke Timur. Hal inilah yang menjadikan beberapa negara Barat mulai ikut bergabung dalam tatanan ekonomi Timur.

“Pendulum geo-politik dan geo-ekonomi akan bergeser ke kawasan ini,” ujar Dirjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Indonesia, Djauhari Oratmangun pada pidatonya di seminar “Prospek Hubungan Indonesia-China” di Jakarta, Selasa, 23 November 2010.

Dia mengatakan bahwa Indonesia memiliki peranan besar dalam memperkuat ekonomi ASEAN. Dari 565 juta populasi penduduk ASEAN, Indonesia memiliki 40 persen di antaranya. Dari Produk Nasional Bruto (GNP) US$1,3 triliun, 50 persen di antaranya adalah milik Indonesia. Hal ini tentunya menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam ASEAN.

“Ditambah lagi, China, Jepang, dan Korea juga memperkuat ekonomi ASEAN yang tergabung dalam ASEAN +3. Tahun depan, dalam ASEAN kepemimpinan Indonesia, Rusia dan Amerika Serikat akan bergabung dalam East Asian Summit,” ujarnya.

China sebagai negara dengan perekonomian kedua terbesar setelah Amerika Serikat memiliki posisi yang penting bagi Indonesia. Oratmangun mengatakan bahwa kerja sama ASEAN dan China serta Indonesia dan China memiliki keuntungan yang besar bagi kepentingan nasional Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa pada rentang waktu 2005-2008 saja, US$31,5 miliar keuntungan dalam bidang perdagangan telah berhasil diraih. Pada rentang waktu dua tahun 2009-2010, keuntungan perdagangan Indonesia-China telah mencapai US$ 25,5 miliar.

“Hal ini harus terus dimanfaatkan untuk kepentingan Indonesia,” ujarnya.

Hubungan Indonesia dan China telah berlangsung selama 60 tahun sejak tahun 1950 dan sempat membeku pada 1950an. Lalu pada 1985, hubungan kedua negara kembali menggeliat dengan disepakatinya kerja sama perdangan Indonesia China.

Pada 1990, menteri luar negeri kedua negara disaksikan oleh kepala negara masing-masing menandatangani normalisasi hubungan Indonesia dan China. Mulai dari sini, hubungan ekonomi kedua negara terjalin dengan apik dan terus meningkat. (hs)
• VIVAnews

Advertisements

From → Global neh

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: