Skip to content

ya sudah lah: banj1111r d0lar … 141110

November 14, 2010

The Fed Kucurkan Dana US$ 105 Miliar
Jum’at, 12 November 2010 | 10:20 WIB
TEMPO Interaktif, Washington – Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan memborong obligasi pemerintah senilai US$ 105 miliar. Pembelian dimulai pekan ini setelah diluncurkannya program stimulus jilid kedua untuk mendorong perekonomian.

Pembelian obligasi dimulai hari ini dan berakhir pada pertengahan Desember mendatang. Ini merupakan yang pertama sejak The Fed mengumumkan akan memborong obligasi pemerintah (treasury bill) senilai US$ 600 miliar selama delapan bulan ke depan.

The Fed akan membeli US$ 75 miliar utang pemerintah sebagai bagian dari program baru. Selain itu, bank sentral akan membeli US$ 30 miliar dari portofolio kredit kepemilikan yang telah jatuh tempo.

Pembelian obligasi akan mendorong suku bunga hipotek, pinjaman korporasi, dan lainnya ke level yang lebih rendah. Turunnya suku bunga ini diharapkan mendongkrak belanja masyarakat, memacu investasi bisnis, dan mengerek harga saham. Pendapatan rumah tangga, yang sebelumnya terpangkas akibat resesi, juga diharapkan bakal meningkat.

Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke berharap pembelian obligasi akan mendukung ekspansi ekonomi. “Pertumbuhan ekonomi akan mendorong perusahaan menambah tenaga kerja yang direkrut,” katanya. Program ini juga diharapkan akan membantu pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran yang saat ini berada pada level 9,6 persen.

Namun, di sisi lain, para ekonom khawatir program stimulus lanjutan ini bakal menimbulkan masalah baru, seperti tingginya angka inflasi dan harga komoditas obligasi, serta saham yang melambung. Akibatnya, ditakutkan hal itu bakal memicu efek gelembung (bubble) karena spekulasi. Indikasinya antara lain melonjaknya harga emas, yang berada di atas US$ 1.400 per troy ounce, yang memicu kekhawatiran terjadinya inflasi.

Keresahan juga dialami negara lainnya, seperti Cina. Kucuran likuiditas ini ditakutkan bakal melemahkan nilai tukar dolar Amerika Serikat sehingga mengganggu angka ekspor negara-negara lain.

YAHOONEWS.COM | AP | VIVA KUSNANDAR

Advertisements

From → Global neh

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: