Skip to content

geregetan: krisis euro LAGE, tapi lebe imut … 300910

September 30, 2010

Kamis, 30/09/2010 18:12 WIB
Bailout Bank Hingga US$ 46 Miliar, APBN Irlandia Bolong Besar
Nurul Qomariyah – detikFinance

Dublin – Irlandia memutuskan untuk menyelamatkan Anglo Irish Bank dengan bailout hingga 34,3 miliar euro atau setara dengan US$ 46,6 miliar. Gelontoran dana untuk menyelamatkan bank itu harus ditebus dengan lobang besar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Irlandia hingga 32% pada tahun 2010.

Nilai bailout US$ 46,6 miliar itu juga hampir setara dengan pendapatan pajak Irlandia. Namun pemerintah Irlandia merasa gagalnya Anglo Irish Bank bisa menjadi ‘mimpi buruk’ bagi negara tersebut.

Menteri Keuangan Irlandia, Brian Lenihan menyatakan, ‘mimpi buruk’ kolapsnya Anglo Irish bank bakal membuat negara tersebut bangkrut.

“Sayangnya, bank ini tumbuh hingga setengah dari jumlah kekayaan tahunan kita dan kegagalan bank dengan skala tersebut akan membuat negara ini bangkrut sendiri,” jelas Lenihan dalam wawancaranya dengan radio negara Irlandia, RTE, seperti dikutip dari AFP, Kamis (30/9/2010).

“Dan itu telah menjadi mimpi buruk yang negara ini harus hadapi sejak tahun 2008 dan masalah itu harus diperhatikan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, defisit anggaran tahun 2010 bakal membengkak setelah menyelamatkan bank tersebut. Rencananya, pemerintah Irlandia baru akan menyampaikan rencana APBN 4 tahunan pada November, untuk menunjukkan bagaimana mereka memangkas pembengkakan defisit. Diperkirakan defisit APBN Irlandia pada 2010 akan mencapai 32% PDB, atau melonjak tajam dari prediksi semula sebesar 11,6%.

“Akan ada lonjakan defisit anggaran pemerintah Irlandia yang sangat substansial pada 2010 sebagai hasil dari sokongan fiskal yang kami berikan kepada sistem perbankan kita, dengan total hampir 20% dari PDB,” imbuh Lenihan.

Bank Sentral Irlandia mengatakan, nasionalisasi Anglo Irish Bank menelan dana bailout sekitar 29,3 miliar euro dan kemungkinan masih membutuhkan tambahan 5 miliar euro dengan menggunakan skenario terburuk.

Bank lain yang juga sedang mengalami kesulitan, Allied Irish Bank (AIB) juga membutuhkan dana hingga 3 miliar euro hingga akhir tahun. Sedangkan 2,7 miliar euro perlu diinjeksikan kepada Irish Nationwide Building Society.

Sektor perbankan Irlandia kini sedang menghadapi dampak dari badai krisis finansial global. Negara-negara Uni Eropa lain juga sedang berjuang untuk mempertahankan keyakinan investor terutama terkait kemampuan untuk mengontrol utang publik dan defisit yang besar, sehubungan dengan kekhawatiran serupa kepada Italia, Yunani, Portugal dan Spanyol.

Lenihan menambahkan, prioritas utama saat ini adalah memperkuat perbankan dan meningkatkan keyakinan investor terhadap pembiayaan publik Irlandia. Ia menegaskan, negara tersebut tetap berkomitmen penuh untuk mengurangi defisitnya hingga di bawah 3% PDB pada 2014.

Kabar penyelamatan bank Irlandia dan penurunan peringkat Spanyol langsung membuat bursa Eropa melemah, sementara mata uang tunggal euro langsung melorot.

Pada awal perdagangan, bursa London turun 0,09%, Frankfurt turun 0,32%, Paris turun 0,80%, Dublin melemah 0,42% dan Madrid turun 0,03%. Sedangkan euro sempat merosot hingga 1,3560 dolar, sebelum akhirnya membaik ke 1,3360 dolar AS. (qom/dnl)

Advertisements

From → Global neh

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: